Tak Pandang Bulu…

Dikisahkan suatu hari Nabi Isa as berjalan melewati sekelompok pemuda, lalu beliau berkata : ” Wahai pemuda, berapa banyak tanaman yg rusak sebelum panen tiba?”, di lain waktu beliau lewat di depan orang2 tua dan berkata :”Wahai orang2 tua, apa lagi yg dinantikan oleh tanaman jika sudah tiba masa panen?”….Kisah sederhana yg sarat makna..

Saudaraku..mati adalah pasti, kata yg terdengar menakutkan tetapi merupakan suatu keharusan…
Kapan saatnya tiba itu menjadi rahasia Allah…namun yg pasti kematian tidak pandang bulu..ia tidak dapat dimajukan atau dimundurkan.
Sudah siapkah kita untuk mati ?

Inilah Cinta..

Suatu ketika seorang hamba sahaya jatuh cinta pada sang raja. Mendengar hal itu rajapun memanggil hamba sahayanya yang terpedaya, katanya : “karena kau jatuh cinta padaku, maka kau harus memilih salah satu dari dua hal ini- dipenggal kepalamu atau masuk penjara”..
Sang hamba berkata bahwa ia lebih memilih masuk penjara….Raja lalu memerintahkan pengawalnya untuk memenggal kepala si hamba sahaya…seorang menteri istana berkata ” Tuanku, ia tak bersalah, kenapa harus dibunuh?”..Raja menjawab : ” Ia bukan seorang pencinta sejati yg tulus, kalau ia sungguh2 mendambakan aku, tentulah ia lebih suka kehilangan kepala ketimbang berpisah dari yg dicintainya…Ia yg mencintai aku tetapi lebih mencintai kepalanya sendiri, bukanlah pencinta sejati…”

Saudaraku, kita selalu mengklaim bahwa kita mencinta Allah dan RasulNya di atas segalanya, karena memang itulah tanda orang yg beriman sesungguhnya…tapi apa yg sudah kita lakukan untuk dapat membuktikan cinta kita itu ? sudahkah kita menempatkan Allah dan RasulNya di atas segalanya ?…